Pertanyaan:
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
Apakah boleh shalat berjamaah di rumah?
📝 Dijawab oleh Ustadz Al Imam Abu Abdillah حفظه الله
Jawaban:
Wassalamua’alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Shalat jamaah yang disyariatkan dan mendapatkan keutamaan hanyalah dilakukan didalam masjid, kecuali mereka yang memiliki udzur Syar’ie seperti sakit dan yang semisalnya.
Bahkan seseorang yang sengaja menunda nunda shalat, kemudian melakukannnya dirumahnya walau secara berjamaah maka dia berdosa dengan perbuatannya.
Dalilnya adalah Hadist Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Al Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
لقد هممت أن آمر بالصلاة فتقام , ثم آمر رجلاً فيصلي بالناس , ثم_ أنطلق معي برجال معهم حزم من حطب إلى قوم لا يشهدون الجماعة _فأحرق عليهم بيوتهم بالنا
Dan sungguh aku ingin menyuruh untuk shalat didirikan, kemudian aku menyuruh seseorang shalat menjadi Imam, lalu aku keluar bersama dengan beberapa lelaki dengan membawa ikatan kayu bakar menuju rumah orang orang yang tidak mengikuti shalat wajib secara berjamaah, dan aku akan membakar rumah mereka dengan api. (HR Bukhari dan Muslim).
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak membedakan apakah mereka shalat dirumah secara berjamaah ataukah mereka shalat sendirian, yang jelas hukumnya umum, mereka yang tidak menghadiri shalat jamaah tanpa Udzur Syar’ie
Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah:
لا يجوز لأحد , أو لجماعة أن يصلوا في البيت والمسجد قريب منهم ,_ أما إذا كان المسجد بعيداً ولا يسمعون النداء فلا حرج عليهم أن يصلوا _جماعة في البيت
Tidak boleh bagi seseorang atau beberapa orang untuk shalat jamaah dirumah dalam keadaan masjid dekat dengan mereka.
Adapun jika masjid jauh, dan mereka tidak mendengarkan panggilan Adzan, maka tidak mengapa bagi mereka untuk melakukan shalat jamaah dirumah mereka (Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin : 15 / 20)
Maka janganlah kita bermudah mudahan wahai para lelaki untuk mendatangi panggilan Allah dalam Shalat berjamaah dimasjid.
Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah
Artikel: almisk.or.id