Tata cara berwudhu sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam

183

MENCUCI KEDUA TANGAN

 

Mencuci kedua tangan adalah rukun dari rukun rukun wudhu, dalilnya adalah sebagai berikut.

 

Allah berfirman :

 

 

و أيديكم الى المرافق

“Dan cucilah kedua tangan kalian sampai kedua siku”.

 

Dari Sunnah Rasulullah Shallallahu’alihi wasallam adalah hadis Humran Maula Ustman bin Affan yang telah kita sebutkan awal pembahasan.

 

Dan telah dinukil Ijma oleh sekian banyak dari kalangan ulama, seperti Al-Imam An-Nawawi, Al-Imam Ibnu Rusyd, Al-Imam Ibnu Qudamah dan selain mereka bahwa mencuci kedua tangan adalah rukun dari rukun wudhu.

 

Dalam pembahasan ini ada beberapa faidah yang perlu kita ketahui:

 

Pertama:

 

Wajib mencuci kedua siku ketika mencuci kedua tangan. Walaupun yang dimaksud adalah mencuci kedua tangan, namun masuk di dalamnya kedua siku, dikarenakan tidak akan sempurna dalam mencuci kedua tangan sampai mencuci kedua siku. Demikian yang dirajihkan oleh mayoritas ulama, dalilnya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa beliau ketika berwudhu :

 

ثم غسل يده اليمني حتى أشرع في العضد ثم يده اليسرى حتى أشرع في العضد

 

“Kemudian beliau mencuci tangan kanan sampai masuk ke dalam bagian lengannya, kemudian mencuci tangan kirinya sampai memasuki bagian lengan kirinya”. Kemudian beliau berkata; “Demikian aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam berwudhu”.

 

Kedua:

 

Jika di bawah kukunya terdapat kotoran yang banyak, maka diwajibkan untuk dibersihkan sebelum berwudhu, kecuali kotoran tersebut sedikit.

 

Ini adalah pendapat Madzhab Malikiyyah, Hanabilah dan apa yang dirajihkan oleh Al-Imam Ibnu Daqiq Al-Ied rahimahumullah.

 

Jika kotoran yang berada dibawah kuku itu sedikit, maka semoga Allah mengampuni jika ada yang tidak terkena air wudhu apa yang dibawah kuku.

 

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah :

 

و إن منع اليسير وسخ ظفر و نحوه وصول الماء صحت الطهارة

 

Jika terhalangi kotoran yang ringan yang ada didalam kuku untuk terkena air wudhu, maka Wudhunya tetap sah.

 

Ketiga:

 

Jika salah satu dari kedua tangan atau keduanya terpotong.

 

Para Ulama menjelaskan dua keadaan :

 

  1. Jika yang terpotong dari bagian tangan itu di atas siku, maka jatuh atasnya kewajiban mencuci kedua tangan.

 

Berkata Al-Imam An Nawawi rahimahullah : “Dan ini yang disepakati oleh Ulama”. (Al Majmu’ :1/423)

 

2. Jika masih tersisa dari anggota wudhu dari tangan yang terpotong, maka para ulama sepakat bahwa yang tersisa itu wajib dicuci.

 

Demikian yang ditegaskan oleh Al-Imam An Nawawi dan Al-Imam Ibnu Qudamah rahimahumullah.

 

  1. Jika yang terpotong dibagian kedua siku, maka pendapat yang sahih adalah tidak wajib mencucinya, dan ini adalah pendapat sebagian ulama Syafi’iyah dikarenakan siku itu adalah bagian dari lengan, dan bukan bagian dari kedua tangan.

 

Dalil dari apa yang disebutkan di atas adalah hadis yang diriwayatkan oleh bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

 

إذا أمرتكم به فأتوا منه ما استطعتم

 

“Dan jika kalian diperintahkan dengan sesuatu, maka lakukanlah semampu kalian”.

 

Keempat:

Di dalam Al-Quran dan Sunnah, jika disebutkan kata “tangan” tanpa diberikan penjelasan, maka maksudnya adalah kedua tangan sampai pergelangannya.

 

Oleh karenanya di dalam ayat yang menjelaskan hukum potong tangan, para ulama menjelaskan bahwa yang dipotong hanyalah sampai pergelangan, dan bukan sampai siku.

 

Oleh karenanya di dalam ayat yang menjelaskan tata cara berwudhu, diberikan penjelasan tambahan, sampai kedua siku.

 

Waallahu’alam bissawab

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

 

_____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik :

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad )

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.