Tata Cara Berwudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah Shalallahu alaihi Wasallam

368

Mengusap kepala.

 

Setelah mencuci kedua tangan sampai kesiku, maka diwajibkan untuk mengusap kepala.

Allah berfirman :

 

و امسحوا برؤسكم

 

Dan Usaplah kepala-kepala kalian ( QS Al Maidah )

 

Para sahabat yang meriwayatkan tata cara wudhunya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam semuanya menjelaskan bahwa Rasulullah mengusap kepalanya.

 

Dan telah dinukil Ijma oleh para Ulama bahwa mengusap kepala hukumnya rukun ketika berwudhu.

 

Berikut beberapa permasalahan yang perlu diketahui dalam hukum mengusap kepala.

 

1. Pertama :

Diwajibkan dalam mengusap kepala untuk mengusap semua bagian kepala. Demikian yang ditegaskan oleh Al Imam Malik dan Al Imam Ahmad Rahimahullah.

 

Dalilnya adalah Ayat dalam surat Al maidah diatas.

 

Mereka menyebutkan bahwa huruf :  الباء  dalam ayat diatas adalah memiliki makna : الإلصاق  maknanya adalah menyeluruh bagian kepala.

 

Sebagaimana firman Allah :

 

و ليطوفوا بالبيت العتيق

 

Dan hendaknya kalian Thawaf di Baitul Atieq ( Ka’bah ). ( QS Al Hajj : 29 )

 

Sebagaimana tidak dibenarkan seseorang Thawaf disebagian Ka’bah, maka tidak dibenarkan juga seseorang berwudhu kecuali dengan mengusap semua bagian kepala.

 

Sebagian Ulama berpendapat bahwa huruf :  الباء  dalam ayat itu maknanya adalah : التبغيض    yaitu maknanya : Sebagian. Sehingga mereka mentafsirkan makna mengusap kepala dengan sebagian kepala, sehingga mereka hanya mengusap bagian depan kepala saja.

 

Pendapat ini adalah pendapat madzhab Syafiiyah dan Hanafiyyah, namun yang lebih sesuai dengan dalil dan perbuatan Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah wajibnya mengusap semua bagian kepala.

 

Lebih jelasnya lagi adalah Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Zaid, beliau menceritakan bagaimana  Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam mengusap kepalanya .

 

Beliau berkata :

 

فبدأ بمقدم رأسه حتي ذهب بهما الى قفاه ثم ردهما الى المكان الذي بدأ منه

 

Kemudian beliau memulai ( mengusap kepala ) dengan bagian depan kepala, sampai dibagian belakang ( tengkuknya ) kemudian kembali mengusap kedepan sampai ditempat mulainya mengusap ( HR Bukhari dan Muslim )

 

Sangat jelas diatas, bahwa Rasululullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengusap semua bagian kepala.

Wallahu A’lam.

 

2. Kedua :

Tata cara mengusap kepala.

Berkata Al Imam As Syirazi Rahimahullah :

 

والمستحب أن يمسح جميع الرأس فيأخذ الماء بكفيه ثم يرسله ثم يلصق طرف سبابته بطرف سبابته الأخرى ثم يضعهما على مقدم رأسه ويضع إبهاميه على صدغيه ثم يذهب بهما إلى قفاه ثم يردهما إلى المكان الذي بدأ منه

 

Yang disunnahkan dalam mengusap kepala adalah  mengusap semua bagian kepala, dengan mengambil air dengan kedua telapak tangannya, kemudian dibuang airnya, lalu menempelkan ujung jari telunjuk kanan dengan ujung jari telunjuk kiri, dan meletakkan ibu jarinya di keningnya lalu diusap kebagian tengkuk belakang, dan dikembalikan kebagian depannya. (Al Muhaddzab : 1/40/ As Syamilah)

 

Berkata Al Imam An Nawawy :

Tata cara diatas yang disebutkan oleh Al Muallif ( Al Imam As Syirazy ) adalah tatacara yang disepakati oleh Ulama bahwa hukumnya Sunnat. ( Al Majmu : 1/433 )

 

Bahkan Al imam Ibnu Abdil Barr dalam Al Istidzkar ( 2/26 ) menukil ucapan Al Imam As Syafie, bahwa beliau menyatakan : Tata cara terbaik dalam mengusap kepala adalah Hadist Abdullah bin Zaid diatas.

 

3. Ketiga :

Seandainya ada yang terluputkan sedikit dari bagian kepala, maka itu dimaafkan.

Berkata Al Imam Ibnu Abdil Barr :

 

عَلَى أَنَّهُمْ قَدْ أَجْمَعُوا عَلَى أَنَّ الْيَسِيرَ لَا يُقْصَدُ إِلَى إِسْقَاطِهِ مُتَجَاوَزٌ عَنْهُ لَا يَضُرُّ الْمُتَوَضِّئَ

 

Mereke telah sepakat bahwa sesuatu yang sedikit ( Terluputkan ) yang tidak disengaja, maka itu dimaafkan dan tidak membahayakan orang yang berwudhu. ( Al Istidzkar : 2/26 )

 

Wallahu A’lam Bishowab

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

 

 

_____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik :

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad )

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.