Metode Dalam Menghafal Al-Qur’an

0

Telah kita sebutkan beberapa metode dalam menghafal Alquran, maka akan kami sebutkan Hal lain yang membantu seseorang dalam menghafal Al Quran .

 

Mengetahui pentingnya apa yang akan dia hafal.

 

Jiwa tidak akan terdorong untuk menghafal sesuatu jika tidak memahami pentingnya sesuatu yang dia hafal.

 

Semakin faham pentingnya apa yang dia hafal, maka akan semakin mudah dan semangat didalam menghafalnya.

 

Doktor Abdur Rabb Nawwabudien didalam kitabnya : Bagaimana engkau menghafal Alquran Hal : 41 – 42 : menjelaskan beberapa keutamaan menghafal Al-Quran :

 

Kebahagiaan dunia dan Akhirat jika disertai dengan Amalan shalih

Mengasah kecerdasan dan fikiran seseorang, sehingga orang yang mampu menghafal Alquran dia akan lebih cepat didalam memahami sebuah masalah.

Orang yang menghafal Al Quran memiliki ilmu yang lebih luas dari yang lainnya.

Dia akan memiliki Akhlak yang baik dikarenakan dia menghafal sesuatu yang mulia

Dia akan memiliki lisan yang lebih Fasih dan baik didalam berbicara dengan bahasa Arab dikarenakan kebiasaan dia didalam menghafal Alquran.

 

2. Usaha yang kuat didalam menghafal Al Quran.

Keinginan untuk menghafal AL Quran tidak cukup jika tidak didasari dengan azmun Shadiqah ( usaha yang jujur ).

 

Allah berfirman :

 

وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا

 

 

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. ( QS Al Isra : 19 )

 

 

Semua orang menginginkan kehidupan Akhirat yang baik, namun mereka yang akan mendapatkannya adalah yang berusaha  untuk mendapatkannya, maka berusahalah untuk menghafal Alquran agar Allah berikan kemudahan didalamnya.

 

3. Cita cita yang tinggi

 

 

Seorang akan dimudahkan untuk melakukan kebaikan jika memiliki cita cita yang tinggi. Gantung cita citamu setinggi langit.

 

Abdullah bin Masud berkata :

 

Demi Dzat yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan dirinya, tidak ada satu surat didalam Alquran, melainkan aku mengetahui kenapa turun, dan tidak ada satu ayatpun melainkan aku mengetahui dimana turun, seandainya aku mengtahui seorang yang lebih tahu tentang Alquran daripadaku yang bisa dicaapai oleh kendaraan, maka akau akan mendatanginya ( HR Muslim ).

 

Bacalah keutamaan Hafidzul Quran, dan perjalanan Ulama terdahulu didalam menghafalkannya, maka akan membantu didalam menggapai cita cita tersebut.

 

4. Menggunakan waktu terbaik didalam menghafal.

 

Menggunakan waktu terbaik didalam menghafal sangat membantu didalam mengapai tujuan tersebut.

 

Dari umur lima tahun sampai dua puluh lima tahun adalah waktu yang sangat bagus didalam menghafal AL Quran, semakin kecil, maka semakin mudah didalam menghafalnya dikarenakan tidak adanya sesuatu yang menggangu dan menyibukannya.

 

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata didalam syarah ( penjelasannya ) tentang hadist ghulam yang belajar sihir :

 

Dan didalamnya terdapat faidah yang ketiga :

 

Bahwa seorang pemuda jika diberikan kemudahan didalam menuntut ilmu, maka ilmu itu menjadi sebuah hal yang tidak terpisahkan dengannya, menyatu dan seakan tidak bisa dipisahkan darinya. ( Syarah Riyadus shalihin : 1/ 214 )

 

Berkata Hasan Al Bashry :

Belajar diwaktu kecil seperti mengukir diatas batu.

 

Tentunya itu kaidah asal, bukan berarti seorang yang telah menginjak usia tua dianggap gagal didalam menghafal Alquran, dengan keimanan yang jujur dan usaha yang kerasa serta cita cita yang tinggi seorang akan mampu menghafalnya.

Rasulullah diutus menjadi Nabi diumur 40 tahun, begitu juga mayoritas sahabat, mereka menghafal Al-Quran diusia tua, namun mereka berhasil.

 

Allah berfirman :

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

 

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran

 

Berkata Al Imam As Sa’dy :

Dan sungguh telah aku mudahkan Al Quran dari sisi lafadznya untuk dihafal dan dibaca, serta makna maknanya untuk difahami dan diketahui ( Tafsir As Sa’dy : 825 – 826 )

 

Ya Allah jadikanlah diriku sebagai penghafal Al Quran. Amien Ya Rabbal Alamien.

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

 

 

 

_____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik :

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

******

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad )

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.