Qurban Ibadah yang Agung

29

Dalam sebuah ayat, Allah Ta’ala mensejajarkan perintah berqurban dengan Ibadah Shalat. 


Allah berfirman :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Maka Shalatlah engkau untuk Rabbmu dan sembelihlah

( QS Al Kautsar : 2 )

 

Ayat diatas menunjukkan keutamaan berqurban dengan binatang yang telah ditentukan dalam syariat yaitu Onta, sapi dan kambing dengan berbagai jenisnya.

 

Perintah dalam ayat diatas agar kita berqurban untuk Allah, menunjukkan betapa kuatnya dorongan Syaithan kepada manusia untuk Riya dalam Ibadah tersebut.

 

Perbedaan yang sangat tipis antara Anjuran untuk memperbagus binatang kurban yang itu bagian dari mengagungkan syiar Allah, dengan Riya’ atau Sum’ah ( Ingin dilihat atau didengar ) dari binatang yang dia persiapkan untuk berkurban.

 

Berkata Syaikh As Sa’dy Rahimahullah :

 

أخلص له صلاتك وذبيحتك؛ فإن المشركين كانوا يعبدون الأصنام ويذبحون لها، فأمره الله – تعالى – بمخالفتهم والانحراف عما هم فيه، والإقبال والقصد والنية والعزم على الإخلاص لله -تعالى- فيما هو فيه

 

Ikhlaskanlah untuk Allah Shalat dan penyembelihanmu, dikarenakan orang Musyrik mereka itu menyembah kepada berhal dan menyembelih untuk mereka ( Berhala ). Sehingga Allah menyuruh Hamba-hambanya untuk menyelisihi mereka dan berpaling dari kebiasaan mereka, serta meniatkan dengan tulus dan kuat untuk Ikhlas karena Allah Ta’ala.

( Tafsir As Sa’di surat Al Kautsar)

 

Oleh karenanya Allah berfirman dalam ayat lainnya :

 

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

 

Katakanlah wahai Muhammad, Sesungguhnya Shalatku dan penyembelihanku, serta hidup dan matiku itu untuk Allah Rabb alam semesta. ( QS Al An’am : 162 )


Ikhlas adalah pondasi dalam sebuah amalan, dan itu yang akan menjadikan sesuatu yang ringan dan kecil menjadi besar disisi Allah Ta’ala.


Berkurban adalah Syiar Allah yang sangat mulia dan dihari yang sangat Agung. Jangan lewatkan kesempatan mulia tersebut, itu hanya satu tahun sekali, jika kita ingin berkurban diselain waktu yang telah ditentukan walaupun memiliki uang yang banyak, tetap saja tidak diperbolehkan. 

 

Maka gunakan kesempatan ini, dan raih pahala disisi Allah.

 

Apakah boleh meminjam uang untuk berkurban ?

 

Dijawab oleh Syaikh Ibnu Baz Rahimahullah dalam Fatawanya ( 1/37 )

 

” الأضحية سنة وليست واجبة . . . ولا حرج أن يستدين المسلم ليضحي إذا كان عنده القدرة على الوفاء ” انتهى

 

Berqurban itu adalah Sunnah dan bukan wajib. Dan tidak mengapa bagi seorang muslim untuk berhutang dlam rangka berkurban, jika dia sanggup untuk melunasi hutang itu.

 

Raih kesempatan Mulia

 

Barakallahu Fikum

 

 

Abu Abdillah Imam

Almisk.or.id

════◎❅❦❅◎ ════• 

BERSAMA MENUJU SURGA 

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK 

Donasi *WAKAF TANAH Madrasah Al Misk* Tahap kedua 

*BNI Syariah 8004400111 an WAKAF Al Misk*

CP : 08116881515 / 085836677889

*Jadikan Hartamu jalan menuju Syurga*

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.