Muliakan Alim Ulama

39

Diantara adab yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ kepada para Sahabat adalah memuliakan orang yang berilmu.


Dan ini sangat tampak pada diri Sahabat kepada Guru mereka Rasulullah ﷺ.


Dari Abu Said Al Khudzry Radhiyallahu Anhu, beliau berkata :


Rasulullah ﷺ pernah naik mimbar dan berkata : “ Sesungguhnya yang aku takutkan  kepada kalian sepeninggalku adalah keberkahan dunia”. 

 

Kemudian Rasulullah ﷺ menyebutkan keindahan dunia satu persatu.

 

Lalu datang seorang dan berkata : Ya Rasulullah ﷺ, apakah akan datang kebaikan atau kejelakan ?

 

Kemudian Rasulullah ﷺ terdiam sesaat. Kami ( Sahabat ) berkata : Bisa jadi wahyu turun kepada Rasulullah ﷺ.

 

Berkata Abu Said Al Khudzry Radhiyallahu Anhu :

 

و سكت الناس كأن على رؤوسهم الطير

 

Dan manusia semua terdiam seakan akan diatas mereka ada seekor burung ( HR Al Bukhari )

 

Maknanya adalah ketenangan sahabat dalam mendengarkan nasehat Rasulullah ﷺ seakan akan burung hinggap diatas kepalanya. Dan burung tidak akan hinggap kecuali kepada sesuatu yang tenang. Demikian disebutkan maknanya oleh Al Imam Ibnul Anbary Rahimahullah.

 

Konsep dalam memuliakan Alim Ulama juga diajarkan oleh para Tabi’ien Rahimahumullah. 

 

Al Imam Mughirah Rahimahullah berkata : “Sungguh aku memuliakan Ibrahim sebagaimana aku memuliakan seorang pemimpin”.

 

Dan Ibrahim diatas adalah Ibrahim At Taimy Rahimahullah seorang Ulama yang sangat dalam kelimuanya.

 

Diriwayatkan juga dari Ayyub As Sihtiyani Rahimahullah bahwa beliau berkata : “Ada seseorang yang dia belajar kepada AL Hasan Al Bashry Rahimahullah selama tiga tahun, dan tidak pernah dia bertanya kepada Al Hasan, dikarenakan penghormatan dia kepada Sang Guru”

 

Al Imam Abdurrahman bin Harmalah Al Aslamy Rahimahullah beliau berkata :

“Tidak ada seorangpun yang berani untuk bertanya kepada Saib bin Al Mushayyab Rahimahullah sampai meminta izin layaknya seorang meminta izin kepada seorang pemimpin”

 

Ini menunjukkan kepada kita bahwa memuliakan Alim Ulama adalah bagian dari memuliakan Ilmu Agama. Disaat para penuntut ilmu mereka memuliakan Sang Guru, disitulah Allah akan memberikan keberkahan dalam ilmu yang didapatkannya.

 

Bukan berarti ketika seseorang memuliakan Alim Ulama, lalu maknanya seseorang harus taqlid kepada Ulama tersebut. Namun diantara Ilmu yang membawa kebaikan, adalah menjadikan dirinya Hormat dan memuliakan orang yang telah berjasa kepadanya dalam kebaikan.

Barakallahu fikum

 

 

Abu Abdillah Imam

Almisk.or.id

════◎❅❦❅◎ ════• 

BERSAMA MENUJU SURGA 

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK 

_*Join Group : LK/PR#Nama#Asal#No HP*_

*Kirim ke_WA_ : 0853 3810 7669*

Donasi *WAKAF TANAH Madrasah Al Misk* Tahap kedua 

*BNI Syariah 8004400111 an WAKAF Al Misk*

CP : 08116881515 / 085836677889

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.