Berbaik Sangkalah Kepada Allah

42

Saat itu Rasulullah ﷺ kedatangan rombongan Para sahabat yang rata – rata miskin. Pakaian mereka compang – camping dan telanjang dada.

 

Merah wajah Rasulullah ﷺ karena iba atas keadaan mereka. Kemudian Beliau ﷺ Shalat lalu berkhutbah.

 

Setelah beliau membaca beberapa Ayat Al Quran, beliau bersabda :

 

تصدق رجل من ديناره، من درهمه، من ثوبه، من صاع بره، من صاع تمره، حتى قال: ولو بشق تمرة

 

Hendaknya seseorang bersedekah dengan uang dinarnya, atau dirhamnya, atau bajunya, atau Satu Sha’ gandumnya, satu Sha’ kormanya dan bersekahlah walau dengan setengah buah korma.

 

Tiba – tiba datanglah seorang Anshar membawa satu karung Gandum yang sangat berat, kemudian Mulailah para Sahabat membawa apa yang mereka miliki untuk disedekahkan. Ada yang membawa bawa sebagai sadakah sehingga terkumpul 2 tumpukan besar makanan dan baju. Lalu berbah ceria wajah Rasulullah ﷺ melihat semangatnya mereka dalam bersedekah.

( HR Bukhari dan Muslim )

 

Dalam kisah diatas sangat banyak pelajaran kehidupan yang dititipkan oleh Rasulullah ﷺ kepada kita semua. Diantaranya adalah semangat gotong royong dalam membantu orang lain.

 

Seandainya kebutuhan untuk para Shahabat yang miskin tersebut ditanggung oleh satu orang, tentunya akan menjadi sangat berat. Namun ketika itu diangkat bersama menjadi hal yang sangat ringan.

 

Ketika dirimu memiliki masalah dengan seseorang, lalu memiliki tempat curhat dari teman yang amanah, tentunya akan menjadi ringan dan nyaman, walau belum terselesaikan minimal ada yang ikut membantu doa untuknya agar segera diberikan jalan keluar.

 

Membangun sebuah Masjid, Tempat belajar Ilmu Agama atau menghafal Al Quran juga akan terasa ringan dan mudah seberat apapun beban tersebut. 

Berbaik sangka kepada Allah

 

Yang kadang terbetik dalam diri seorang yang berdakwah dijalan Allah adalah Qillatul Yadd wal ‘Aun ( Sedikitnya kekuatan harta dan kawan ) sehingga merasa bahwa jalan dakwah ini sangat suram dan terjal. Namun dengan seorang berbaik sangka kepada Allah maka semua akan menjadi Awan yang terbawa angin cerah dan menawan.

 

Rasulullah ﷺ bersabda, Allah Ta’ala berfirman :

 

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِ

 

Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. ( Muttafaqun Alaihi )

 

Semua kemudahan berada ditangan Allah, tinggal kita berbaik sangka kepadanya.

 

Allah berfirman :

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ

 

Tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu. (QS. al-Hijr: 21)

 

Barakallahu fikum

 

 

Abu Abdillah Imam

Almisk.or.id

════◎❅❦❅◎ ════• 

BERSAMA MENUJU SURGA 

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK 

Donasi *WAKAF TANAH Madrasah Al Misk* Tahap kedua 

*BNI Syariah 8004400111 an WAKAF Al Misk*

CP : 08116881515 / 085836677889

*Jadikan Hartamu jalan menuju Syurga*

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.