Mengajak Manusia Sesuai dengan Kadar Mereka

44

Terkadang manusia dengan semangatnya dalam menyampaikan kebenaran, terkadang tidak memperhatikan kondisi Mad’u ( orang yang diajak kepada kebenaran ).


Padahal memperhatikan kondisi mereka sehingga seorang da’I memiliki strategi dan metode yang sesuai menjadi sebuah konsep Nubuwwah.

 

Rasulullah ﷺ ketika mengutus Muadz kenegeri Yaman, beliau memberitahukan kepada Muadz bin Jabal dikala itu bahwa mereka adalah mayoritas Ahlul Kitab.

 

Beliau ﷺ bersabda :

 

إِنَّكَ سَتَأْتِيْ قَوْمًا أَهْلَ كِتَابٍ ، فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوْهُمْ إِلَىْهِ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلٰـهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ– وَفِيْ رِوَايَةٍ – : إِلَى أَنْ يُوَحِّدُوا اللهَ – فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوْا لَكَ بِذٰلِكَ ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَـمْسَ صَلَوَاتٍ فِيْ كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوْا لَكَ بِذٰلِكَ ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً تُؤْخَذُ مِنْ أَغْنِيَائِهِمْ فَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوْا لَكَ بِذٰلِكَ ، فَإِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ ، وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْـمَظْلُوْمِ ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ حِجَابٌ. 

 

Sesungguhnya engkau akan mendatangi satu kaum Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani), maka hendaklah pertama kali yang kamu sampaikan kepada mereka ialah syahadat Lâ Ilâha Illallâh wa anna Muhammadar Rasûlullâh -dalam riwayat lain disebutkan, ‘Sampai mereka mentauhidkan Allâh.’

 

Jika mereka telah mentaatimu dalam hal itu, maka sampaikanlah kepada mereka bahwa Allâh Azza wa Jalla mewajibkan kepada mereka shalat lima waktu sehari semalam.

 

Jika mereka telah mentaati hal itu, maka sampaikanlah kepada mereka bahwa Allâh mewajibkan kepada mereka zakat yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka untuk diberikan kepada orang-orang fakir.

 

Dan jika mereka telah mentaati hal itu, maka jauhkanlah dirimu (jangan mengambil) dari harta terbaik mereka.

 

Dan lindungilah dirimu dari do’a orang yang teraniaya karena sesungguhnya tidak satu penghalang pun antara do’anya dan Allâh. ( HR Bukhari dan Muslim )

 

Sebuah Faidah yang bagus dari syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah:

Beliau berkata :

ولابد أيضاً من أن يكون الإنسان حكيماً في دعوته، ينزل الأشياء في منازلها، ويضعها في مواضعها، فيدعو

الإنسان المقبل إلى الله عز وجل

بما يناسبه، ويدعو الإنسان الجاهل بما يناسبه، كل أناس لهم دعوة خاصة حسب ما يليق بحالهم

 

Dan diharuskan bagi seseorang untuk bijaksana dalam berdakwah, menempatkan sesuatu pada tempatnya, meletakkannya pada tempatnya.

 

Seorang berdakwah kepada manusia yang ingin meniti jalan Allah dengan sesuatu yang sesuai baginya. Dan mengajak orang yang masih bodoh dengan apa yang sesuai dengannya.

 

Setiap manusia memiliki metode yang berbeda dengan yang lain sesuai dengan kondisi mereka.

( Lihat Syarh Riyadus Shalihin : 297 )

Barakallahu fikum

 

Abu Abdillah Imam

Almisk.or.id

════◎❅❦❅◎ ════• 

BERSAMA MENUJU SURGA 

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK 

Donasi *WAKAF TANAH Madrasah Al Misk* Tahap kedua 

*BNI Syariah 8004400111 an WAKAF Al Misk*

CP : 08116881515 / 085836677889

*Jadikan Hartamu jalan menuju Syurga*

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.