Mengais Naungan Dipadang Mahsyar

45

Disaat manusia dikumpulkan dipadang mahsyar, matahari didekatkan oleh Allah Ta’ala. Disitulah manusia berenang didalam keringat mereka sesuai dengan kadar amalannya.


Rasulullah ﷺ bersabda :

 

تُدْنَى الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُوْنَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيْلٍ، قَالَ سُلَيْمُ بْنُ عَامِرٍ : فَوَاللهِ، مَا أَدْرِي مَا يَعْنِي بِالْمِيْلِ أَمَسَافَةَ اْلأَرْضِ أَمْ الْمِيْلَ الَّذِي تُكْتَحَلُ بِهِ الْعَيْنُ، قَالَ : فَيَكُوْنُ النَّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى كَعْبَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى حَقْوَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا، وَأَشَارَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ إِلَى فِيْهِ

 

“Pada hari kiamat, matahari didekatkan jaraknya terhadap makhluk hingga tinggal sejauh satu mil.” 

 

Sulaim bin Amir berkata: “Demi Allah, aku tidak tahu apa yang dimaksud dengan mil. Apakah ukuran jarak perjalanan, atau alat yang dipakai untuk bercelak mata?” 

 

Kemudian Nabi ﷺ  bersabda: “Sehingga manusia tersiksa dalam keringatnya sesuai dengan kadar amal-amalnya (yakni dosa-dosanya). Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya. Ada yang sampai kedua lututnya, dan ada yang sampai pinggangnya, serta ada yang tenggelam dalam keringatnya.” 

 

Rasulullah ﷺ  memberikan isyarat dengan meletakkan tangan ke mulut beliau.”

( HR Muslim )

 

Namun disana Allah memberikan Naungan kepada beberaga golongan yang istimewa. Siapakah mereka ?

 

Didalam Hadist yang Sahih, Rasulullah    bersabda,

 

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ؛ إِمَامٌ عَادِلٌ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلِّقٌ بِالـمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصَبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللهُ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالَهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينَهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

 

“Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada saat tidak ada naungan kecuali naungan Allah subhanahu wa ta’ala:

1. pemimpin yang adil,

2. pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala,

3. seorang yang hatinya senantiasa terkait dengan masjid,

4. dua orang yang saling mencintai karena Allah subhanahu wa ta’ala, bersatu dan berpisah di atasnya,

5. seseorang yang diajak berzina oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan namun pemuda tersebut berkata, ‘Aku takut kepada Allah subhanahu wa ta’ala’

6. seorang yang bersedekah dan ia menyembunyikan shadaqahnya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya,

7. serta seorang yang berzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala sendirian hingga meneteskan air mata.”

( HR Bukhari dan Muslim )

 

_*Semoga kita salah satu dari mereka*_

Amien Ya Rabbal Alamien

*Barakallahu fikum*

 

Abu Abdillah Imam

Almisk.or.id

════◎❅❦❅◎ ════• 

BERSAMA MENUJU SURGA 

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK 

Donasi *WAKAF TANAH Madrasah Al Misk* Tahap kedua 

*BNI Syariah 8004400111 an WAKAF Al Misk*

CP : 08116881515 / 085836677889

*Jadikan Hartamu jalan menuju Syurga*

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.