Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tentang sholat tahiyatul mesjid di kapal yang ada mushollahnya.
Karna saya pernah mendengar ceramah tentang nabi muhammad tidak mengerjakan solat tahiyatul mesjid d karenakan beliau tinggal d mesjid.
Tentang penggunaan sejadah yang ada gambar ka’bah / mesjid. Apakah boleh / tidak? Karna sebelumnya smpat baca broadcast tidak diperbolehkan karna gambar tesebut bisa terinjak/diduduki.
Dijawab oleh Ustadz Al Imam Abu Abdillah حفظه الله
Jawaban:
Wa’alaykumussalam warahmatullahi wa barakatuh
In sya Allah akan ana usahakan membantu menjawab.
Perihal Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak mengerjakan tahiyyatul masjid karena beliau tinggal dirumah, wallahu A’lam bishowab saya tidak pernah mendapatkan riwayat yang shahih menjelaskan perkara tersebut. Bahkan yang kita dapatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam justru menyuruh ummatnya untuk mengerjakan shalat tahiyatul masjid, sehingga pendapat yang shahih adalah wajibnya shalat tahyatul masjid ketika seseorang masuk masjid dan akan duduk didalamnya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ
Jika kalian masuk masjid, maka jangalah duduk sampai shalat dua rakaat. ( HR bukhari dan Muslim dari Abu Qatadah )
Terkait dengan penggunaan sajadah yang tergambar bentuk ka’bah, dalam hal ini, syaikh bin Baz Rahimahullah pernah ditanyakan kepada beliau dalam bentuk audio,
beliau menyarankan untuk tidak menggambar ka’bah di sejadah dan tidak shalat dengan menggunakan sejadah tersebut, dikarenakan akan menyebabkan ihanah ( pelecehan ) terhadap gambar tersebut, atau kadang membuat seseorang terlalaikan dari kekhusyukan dalam shalat.
Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah
Artikel: http://almisk.or.id