Sudakah Amalanmu Diterima?

0

Tidak cukup seseorang beramal kemudian selesai. Seorang yang beriman akan selalu merasa bahwa amalannya selalu memiliki kekurangan sehingga termotivasi untuk melakukan perbaikan.


Dalam sebuat ayat, Allah ta’ala menjelaskan bahwa yang akan diterima oleh Allah adalah Amalan orang yang bertaqwa.


Allah berfirman :

 

إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

 

Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang yang bertaqwa . ( QS Al Maidah : 27 )

 

Mari kita menyimak tafsir Ulama terkait ayat tersebut, agar kita memahami dengan baik siapa golongan yang diterima amalannya.

 

Berkata Al Imam As Sa’dy Rahimahullah :

 

المتقين لله في ذلك العمل، بأن يكون عملهم خالصا لوجه الله، متبعين فيه لسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم

 

Yaitu mereka orang yang bertaqwa dalam melakukan amalan, dengan membangun amalannya diatas keikhlasan karena wajah Allah, dan selalu mengikuti Sunnah Rasullah ﷺ ( Lihat Tafsir As Sa’dy )

 

Artinya, dalam melakukan suatu amalan ibadah, seseorang harus membangun diatas keikhlasan, dan berusaha semaksimal mungkin untuk sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.

 

Setelah seseorang merealisasikan dua hal diatas, dirinya perlu untuk menjaga agar selalu istiqamah diatas kedua hal tersebut kapanpun dan dimanapun.

 

Seorang muslim wajib untuk menjadikan amalannya itu Daimah ( Selalu dan kontinyu ). Apa yang telah dilakukan olehnya dibulan Ramadhan tentunya harus juga dilakukan dibulan lainnya. Bukan menjadikan dirinya sebagai Ramadhaniyyan ( orang yang beribadah hanya dibulan Ramadhan ).

 

Kemudian setelah itu, seseorang dituntut untuk merasa khawatir apakah amalannya diterima ataukah tidak. Bukannya menganggap dirinya sebagai orang yang pasti diterima amalannya.

 

Nabi Ibrahim ﷺ disaat melakukan amalan mulia dengan membangun Rumah Allah, beliau mengatakan :

 

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

 

Wahai Rabb kami, terimalah amalan dari kami, sesungguhnya engkau adalah Dzat yang Maha mendengar dan Maha mengetahui. ( QS AL Baqarah : 127 )

 

Begitu juga Istri Imran ‘Alaihas Salam, ketika beliau bernadzar tentang apa yang ada dikandungannya, beliau mengatakan setelah itu :

 

فَتَقَبَّلْ مِنِّي

 

Ya Rabb, terimalah dariku ( QS AL Imran : 35 )

 

Maka kita tentunya jauh lebih perlu untuk selalu berdoa kepada Allah agar apa yang telah kita lakukan dari semua bentuk ibadah dibulan Ramadhan benar – benar diterima oleh Allah.

 

Amien Ya Rabbal Alamien

 

تقبل الله منا و منكم صالح الأعمال

 

Semoga Allah menerima dari kami dan kalian semua Amalan yang Shalih

 

 

Barakallahu fikum

Abu Abdillah Imam

Www.almisk.or.id

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.