Ihsan dan Tingkatannya

0

 

Tingkatan Agama yang ketiga dan yang paling tinggi adalah Ihsan.
Ihsan sendiri memiliki makna yang sangat Luas, mencakup Ihsan dengan Allah sang Khaliq, Ihsan dengan Manusia yang didalamnya mencakup dengan Orang lain atau dengan diri sendiri.

 

 

Namun pembahasan kali ini adalah berkaitan dengan Ihsan dalam beribadah. Yang menjadi konsep dalam hal ini adalah pertanyaan Malaikat Jibril ‘Alaihi Salam kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tentang Ihsan :

 

فأخبرني عن الإحسان ؟ قال أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك

 

 

Beritahu kepadaku tentang Ihsan ?

 

 

Beliau menjawab : Ihsan adalah engkau beribadah kepadanya seakan akan engkau melihat Allah, jika tidak bisa, maka ketahuilah bahwa Allah melihat dirimu ketika beribadah ( HR muslim )
Ihsan diatas adalah Ihsan antara seorang hamba dengan Rabbnya, dan itulah yang dinamakan Ikhlas
Allah berfirman :

 

 

و من يسلم وجهه الى الله و هو محسن فقد استمسك بالعروة الوثقى

 

 

Dan siapa yang menyerahkan wajahnya kepada Allah dalam keadaan Muhsin maka dia sungguh telah berpegang teguh dengan tali  yang kuat ( QS Lukman : 22 )

 

 

Berkata Syaikh Shalih Al Fauzan Hafidzahullah :

 

الإحسان بين العبد و ربه ما توفر فيه الإخلاص لله و المتابعة للرسول

 

Ihsan antara seorang Hamba dengan Rabbnya, adalah apa yang terkandung didalamnya Ikhlas dan mengikuti apa yang disyariatkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ( Syarh Utsulusalasah : 222 )

 

Al Imam Ibnul Qayyim dalam mendefinisikan Ihsan beliau berkata :

 

و عبادة الرحمن غاية حبه
مع ذل عابده هما ركنان

 

Dan beribadah kepada Ar Rahman ( Allah ) adalah Inti dari kecintaan padanya
Seiring dengan kerendahan diri yang menyembah, kedua itulah Rukun dalam Beribadah
Dalam kecintaan terdapat Harapan, dan didalam Kerendahan diri, terdapat Ketakutan dan khawatir dari siksaannya. Dan itulah yang dinamakan Ikhlas dan Mutabaah.
Dan dari makna Ikhsan Al Muraqabah. Artinya selalu berada dalam pengawasan Allah, dalam melakukan hal yang dimurkai-NYA, selalu tumbuh dalam dirinya ketakutan akan siksa-NYA, sehingga menjauhkan dirinya dari semua yang telah dilarang oleh-NYA.
Wallahu A’lam Bishowab
Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

 

 

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

 

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.