Tata Cara Sujud

59

Sujud adalah salah satu rukun dari rukun-rukun shalat.

 

Didalam hadist orang yang keliru shalatnya, Rasulullah ﷺ mengajarkan padanya dengan sabdanya :

 

و اسجد حتى تطمئن ساجدا

 

 

Dan sujudlah sampai tumakninah ( tenang ) dalam sujudnya ( HR Bukhari dan Muslim )

 

 

Dalam hadist Rifa’ah bin Rafi’, Rasulullah ﷺ bersabda :

 

إنها لا تتم صلاة أحدكم حتى يسبغ الوضوء كما أمره الله , ثم يكبر فيسجد فيمكن جبهته من الأرض

 

 

Sesungguhnya tidak akan sempurna shalat seseorang sampai menyempurnakan wudhu seperti yang Allah perintahkan, kemudian bertakbir lalu sujud sehingga jidatnya menempel dengan pasti ketanah. ( HR Abu Daud dengan sanad yang Shahih )

 

 

Sujud wajib diatas anggota badan yang tujuh

 

Sujud wajib diatas tujuh anggota badan, sebagaimana dalam hadist Abdullah bin Abbbas radhiyallahu anhu, Rasulullah ﷺ bersabda :

 

أمرت أن أسجد على سبعة أعظم : الجبهة, و أشار بيده على الأنف و اليدين و الركبتين و أطراف القدمين

 

Aku disuruh untuk sujud diatas tujuh anggota : jidat  dan beliau mengisyaratkan kehidungnya, kedua telapak tangan, kedua lutut dan kedua ujung jemari kaki. ( HR Bukhari dan Muslim )

 

Berkata Al Imam Ibnu Rusyd Rahimahullah :
Dan Ulama sepakat bahwa sujud wajib diatas tujuh anggota, yaitu : Wajah, kedua tangan, kedua lutut, dan ujung jemari kaki ( Bidayah mujtahid : 1/261 )

 

 

Apakah hidung termasuk anggota sujud?

 

 

Mayoritas ulama menganggap bahwa anggota sujud diwajah adalah jidat saja, dan hidung tidak harus menempel.
Sedangkan Hanafiyyah berpendapat bahwa sujud cukup diatas hidung, dan tidak perlu jidat.
Adapun Madzhab Hanabilah mereka mengatakan bahwa hidung bagian dari anggota sujud mengikuti jidat.

 

 

Pendapat yang paling sahih adalah madzhab Hanabilah, disebabkan Rasulullah ﷺ ketika menyebutkan jidat, beliau mengisyaratkan kehidungnya, menunjukkan bahwa jidat dan hidung itu satu paket.

 

 

Berkata Al Imam Al Qurthubi Rahimahullah :

 

هذا يدل على أن الجبهة الأصل في السجود و الأنف تبع

 

 

Ini menunjukkan bahwa jidat adalah anggota utama dalam sujud, sedangkan hidung mengikuti jidat.

 

 

Berkata Al Imam Ibnu Daqiq Al Ied Rahimahullah :

 

 

Keduanya ( Jidat dan hidung ) dijadikan seperti satu anggota, karena jika tidak demikian, maka anggota sujud menjadi delapan. ( Ihkamul Ahkam : 1/224 )

 

Wallahu A’lam Bishowab

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.