Jagalah Rahasianya

0

Sebuah amanah diatas pundak sang istri adalah menjaga rahasia sang suami.

 

 

Terkadang terbawa dorongan kawan, sembari tertawa dan bercanda, secara tidak dia sadari, sang istri membocorkan rahasia yang semestinya tidak diceritakan kepada selainnya.

 

 

Itu adalah sifat yang tercela, dan bukan sifat istri shalihah.

 

 

Allah berfirman :

 

فالصالحات قنتت حفظت للغيب بما حفظ الله

 

Mereka adalah wanita yang taat, dan selalu menjaga hal yang tidak diketahui orang lain didalam apa yang Allah jaga ( rahasianya ) . ( QS An Nisa : 34 )

 

 

Al Imam As Sa’dy Rahimahulah berkata :

مطيعات لأزواجهن حتى في الغيب تحفظ بعلها بنفسها و مالها

 

 

Yaitu mereka yang taat kepada suami-suami mereka bahkan ketika suaminya tidak ada, dia menjaga suaminya dengan jiwa dan harta yang mereka miliki. ( Tafsir As Sa’dy )

 

 

Seorang wanita yang menceritakan rahasia rumah tangganya kepada orang lain, walaupun keluarganya sendiri telah dianggap berkhianat dengan apa yang diamanahkan kepadanya.

 

 

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah :

 

Sesungguhnya apa yang menjadi kebiasaan para wanita dengan menyebarkan pembicaraan didalam rumah tangganya, atau rahasia rumah tangganya kekeluarganya adalah perkata yang Haram, dan tidak halal bagi wanita untuk menceritakan rahasia rumah tangganya
( Fatawa Islamiyyah : 2/211 )

 

 

Para Istri yang shalihah, jaga rahasia suamimu, kekurangan dan aibnya, bukan konsumsi publik untuk disebarkan, ingat, hak suamimu atasmu sangatlah besar.

 

 

Permasalahan antar suami istri pasti ada, kekurangan demikian, karena begitu tabiat manusia, namun tutupilah dan carilah Udzur yang baik

 

 

Rasulullah ﷺ bersabda :

 

لا يستر عبد عبدا في الدنيا إلا ستره الله يوم القيامة

 

Tidaklah seseorang menutub aib orang lain didunia, melainkan Allah akan menutup baginya aib dihari kiamat kelak. ( HR Muslim dari Abu Huraiah )

 

 

Memaafkan sesama suami istri tentang aib yang ada dan saling menutupi adalah sifat orang yang bertaqwa.

 

 

Allah berfirman :

 

و أن تعفوا أقرب للتقوى و لا تنسوا الفضل بينكم إن الله بما تعملون بصير

 

 

“Dan jika kalian memaafkan, maka itu lebih dekat dengan ketaqwaan dan janganlah kalian melupakan keutamaan diantara kalian dan Allah maha melihat apa yang kalian lakukan. ( QS Al BAqarah : 237 )

 

 

Bolehkah bercerita tentang masalah ranjang dengan orang lain ?

 

 

Rasulullah ﷺ telah bersabda :

 

إن من أشر الناس منزلة عند الله  يوم القيامة الرجل يفضي الى امرأته و تفضي اليه ثم ينشر سرها

 

 

Orang yang paling jelek di sisi Allah dihari kiamat kelak adalah lelaki yang mendatangi istrinya atau sang istri yang berhubungan dengan suaminya kemudian dia menceritakan rahasia dalam hubungan tersebut. ( HR Muslim dari Abu Said Al Khuczry )

 

 

Namun jika ada faidah dalam menceritakan masalah hubungan suami istri, maka diperbolehkan

 

 

Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada Abu Talhah :

 

أ عرستم الليلة

 

 

Apakah kalian berdua berhubungan badan tadi malam ?

 

Juga beliau berkata kepada jabir bin Abdillah setelah beliau menikah :

 

الكيس الكيس

 

Segeralah berhubungan badan, segeralah berhubungan badan. ( HR Al Bukhari )

 

 

Berkata Al Imam As Syaukani Rahimahullah :

 

“ Rasulullah ﷺ mengkhususkan dalam hadist Abu Said Al Khudzry dengan sang suami, dan sang istri tidak disebut dalam hadist tersebut, menunjukkan bahwa Yang sering melakukan itu adalah sang suami“.

 

 

Kemudian beliau mengatakan :
“Adapun menceritakan kejadian yang berkaitan dengan jima’ jika tidak ada faidah didalam menceritakannya, maka itu dibenci.
Dikarenakan tidak sesuai dengan Khawarimul Muruah ( Etika yang baik ) dan termasuk berbicara perkara yang tidak ada faidahnya, dan dari kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.
( Naiul Authar : 6/210 – 211 )

 

 

Wallahu A’lam bish showab

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.