Penetapan Awal Dzulhijjah

0

Sebuah kebingungan yang kadang muncul ketika berbeda penetapan Awal Dzul Hijjah yang berefek perbedaan Puasa Arafah.

 

 

Berikut pandangan yang lebih dekat dengan kebenaran :

 

 

  1. Pendapat yang sahih adalah seseorang mengikuti pemerintah setempat dalam penetapan Awal Bulan Hijriyyah, tanpa terkecuali bulan Dzul HIjjah

 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ، وَالفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ، وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

 

“Hari berpuasa (tanggal 1 Ramadhan) adalah pada hari dimana kalian semua berpuasa. Hari fitri (tanggal 1 Syawal) adalah pada hari dimana kalian semua melakukan hari raya, dan hari Idul Adha adalah pada hari dimana kalian semua merayakan Idul Adha.(HR. Tirmidzi dengan sanad yang sahih dari Abu Hurairah )

 

 

 

Makna bersama dengan manusia adalah bersama dengan mayoritas atau pemerintah Muslim, sebagaimana ditafsirkan oleh Al Imam At tirmidzi Rahimahullah.

 

 

  1. Perbedaan dalam masalah diatas adalah sesuatu yang telah terjadi sejak dahulu, maka seseorang memilih mana yang lebih dekat kepada kebenaran sesuai dalil dan tidak memaksakan kehendak dan pendapatnya kepada orang lain.

 

 

  1. Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah pernah ditanyakan dalam masalah perbedaan penetapan Dzul Hijjah, kemudian setelah beliau menjelaskan dalil dari Al Quran dan Sunnah, lalu beliau berkata :.

ولكن إذا كان البلدان تحت حكم واحد وأَمَرَ حاكمُ البلاد بالصوم ، أو الفطر وجب امتثال أمره ؛ لأن المسألة خلافية ، وحكم الحاكم يرفع الخلاف .

وبناء على هذا صوموا وأفطروا كما يصوم ويفطر أهل البلد الذي أنتم فيه سواء وافق بلدكم الأصلي أو خالفه ، وكذلك يوم عرفة اتبعوا البلد الذي أنتم فيه

 

 

Akan tetapi jika sebuah negeri dibawah satu pemerintahan, dan pemerintah memerintahkan untuk berpuasa, atau berbuka, maka wajib melaksanakan perintahnya, dikarenakan permasalahan ini adalah Khilafiyyah, maka Hukum dan ketetapan dari Hakim itu telah mengangkat perbedaan tersebut.

 

 

Oleh karena ini, maka berpuasalah kalian atau berbukalah sesuai dengan puasa dan berbuka penduduk negeri yang kalian ada didalamnya, apakah sesuai dengan negara asalmu atau tidak, Begitu juga Puasa hari Arafah, maka ikutilah daerah yang kalian tinggal didalamnya

( Majmu Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin : 19/41/syam)

 

 

Kesimpulan :

 

 

Jika ingin berpuasa Arafah, maka kita mengikuti pemerintah, dan berpuasa dihari Selasa 19/8/2018, namun jika ingin berpuasa dihari senin dengan niat puasa Sunnah senin, maka sangat utama dikarenakan puasa adalah amalan kebaikan yang sangat Mulia

 

Wallahu A’lam Bishowab

 

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

 

 

 

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik :

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

******

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

 

 

 

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.