Apapun Yang Dibangun Tanpa Didasari Dengan Aqidah Shahihah, Maka Akan Sirna

136

Pembaca yang dimuliakan Allah.

 

 

Telah kita sebutkan dalam tulisan lalu tentang makna, rukun dan syarat kalimat Tauhid,  لا إله إلا الله  beserta dalilnya dari Al Quran dan Sunnah.

 

Pada kesempatan ini kami ingin menyajikan sebuah pembahasan dengan judul : Al Wala dan Al Bara konsekwensi dari kalimat tauhid.

 

 

Al Wala artinya loyalitas. Membela rela berkorban untuknya
Dan Al Bara artinya berlepas diri dan siap memusuhi yang menjadi musuh kalimat Tauhid.

 

 

Konsep diatas terang jelas sesuai dengan firman Allah :

 

لَاۤ إِكۡرَاهَ فِی ٱلدِّینِۖ قَد تَّبَیَّنَ ٱلرُّشۡدُ مِنَ ٱلۡغَیِّۚ فَمَن یَكۡفُرۡ بِٱلطَّـٰغُوتِ وَیُؤۡمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ ٱلۡوُثۡقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَاۗ وَٱللَّهُ سَمِیعٌ عَلِیمٌ

 

Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Taghut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. ( QS : AL Baqarah : 256 )

 

 

Ingkar kepada Taghut ( Syirik ) dan beriman kepada Allah adalah makna dari Al Wala dan Al Bara.

 

 

Engkau tidak dianggap murni dan tulus dalam Ikrar kalimat Tauhid sampai mencintai dan rela membela kalimat itu serta membenci orang yang membencinya.

 

 

Allah berfirman :

 

لَّا تَجِدُ قَوۡمࣰا یُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡیَوۡمِ ٱلۡـَٔاخِرِ یُوَاۤدُّونَ مَنۡ حَاۤدَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوۡ كَانُوۤا۟ ءَابَاۤءَهُمۡ أَوۡ أَبۡنَاۤءَهُمۡ أَوۡ إِخۡوَ ٰ⁠نَهُمۡ أَوۡ عَشِیرَتَهُمۡۚ

 

Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. ( QS : Al Mujadalah : 22 )

 

 

Keimanan kepada Allah tidak mungkin bercampur dengan kecintaan kepada orang yang memusuhi Allah dan Tauhid.

 

 

Oleh karenanya beragam upaya orang Musyrik dalam usaha bernegosiasi dengan Rasulullah ﷺ untuk berhenti dari Al Wala dan Al Bara diatas kalimat tauhid, namun semuanya ditolak oleh Rasulullah ﷺ .

 

 

Tidalah disyariatkan Hijrah kecuali untuk menjaga kesucian kalimat Tauhid, dan tidaklah terjadi peperangan demi peperangan kecuali hanya untuk menjaga eksistensi dan kemurnian kalimat Tauhid, maka perhatikanlah.

 

 

Sebuah pertanyaan :

 

Kenapa kita harus membenci musuh-musuh Allah dan menanamkan Al Bara ( keberlepasan diri ) kepada mereka ?

 

 

Pertama : mereka adalah orang yang kafir kepada Allah. Sombong serta angkuh dihadapan kalimat laa ilaha Ilallallah.

 

 

Allah berfirman :

 

أنهم كانوا إذا قيل لهم لا إله إلا الله يستكبرون

 

Mereka jika dikatakan kepadanya : ucapkanlah oleh kalian laa ilaha illallah, mereka sombong . ( QS As Shaffat : 35 )

 

 

Kedua : orang kafir telah rela menginfakkan harta yang mereka miliki untuk menghalangi manusia dari jalan Allah.

 

Allah berfirman :

 

إن الذين كفروا ينفقون أموالهم ليصدوا عن سبيل الله

 

Orang kafir itu mereka menginfakkan harta mereka untuk menghalangi manusia dari jalan Allah. ( QS Al Anfal : 36 )

 

 

Ketiga : orang kafir itu mereka pada hakikatnya benci kepada kaum muslimin.

 

 

Allah berfirman menceritakan keadaan orang kafir :

 

قد بدت البغضاء م أفوههم و ما تخفي صدورهم أكبر 

 

Sungguh telah muncul permusuhan ( yang begitu dalam ) dari mulut mereka, dan apa yang mereka sembunyikan itu lebih besar. ( QS Al Imran : 118 )

 

 

Oleh karenanya sangatlah wajar seorang yang beriman untuk berlepas diri dari semua yang menjadi musuh Allah dan rasulnya, mencinta hanya kepada kau mukminin, dan saling loyal sesame mereka dan itu adalah termasuk kesempurnaan kalimat Laa ilaha ilallalah.

 

 

Jika masih ada pada diri seorang muslim loyalitas kepada orang kafir dan musyrik, sangat patut untuk dipertanyakan ikrarnya dengan kalimat tauhid

 

Allahul Mustaan

 

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

 

 

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.