Tingkatan Agama Islam

0

 

 

Kalau kita melihat Tingkatan Agama Islam secara Umum, kita akan mendapatkan bahwa Ulama membaginya menjadi tiga tingkatan.
Islam, Iman, Ihsan

 

 

Apa yang dimaksud dengan tiga tingkatan diatas ?

 

 

Islam

 

Makna Islam disebutkan oleh Para Ulama dengan :

 

 

Menyerahkan diri kepada Allah dengan Bertauhid, dan menjalankan dengan segala kepatuhan, dan berlepas diri dari Syirik dan para pelakunya

 

 

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah :
Lafadz Islam itu mencakup dua Makna :
Pertama adalah Menyerahkan diri  dan patuh
Dan kedua adalah mengikhlaskan Agama dan mengesakan Allah dalam beribadah.
( Lihat Majmu Fatawa : 7 / 634 )

 

 

Makna diatas juga disebutkan oleh Syaikh Shalih Al Fauzan Hafidzahullah dan Syaikh Muhammad bin SHalih Al Ustaimin Rahimahullah di dalam Syarah Utsulus salasah.

 

 

Allah berfirman:

 

إن الدين عند الله الإسلام

 

 

Sesungguhnya Agama yang DIterima disisi Allah adalah Agama Islam ( QS Al Imran : 19 )

 

 

Berkata Al Imam As Sa’dy Rahimahullah dalam Tafsirnya :

 

أي الدين الذي لا دين سواه و لا مقبول غيره هو الإسلام و هو الإنقياد لله وحده ظاهرا و باطنا بما شرعه على ألسنة رسله

 

 

Yaitu Agama yang tidak ada Agama yang diterima kecuali agama itu yaitu Agama Islam, maknanya adalah Patuh kepada Allah semata baik secata Dhahir atau Batin, dengan apa yang disyariatkan melalui Lisan Rasulnya ( Lihat Tafsir As Sa’dy Rahimahullah )

 

Dalam Ayat yang lain Allah berfirman :

 

 

فلا تموتن إلا و أنتم مسلمون

 

Maka janganlah kalian Mati kecuali dalam keadaan Islam. ( QS Al Baqarah : 132 )

 

 

Al Imam Ibnu Katsier berkata :
اي الزموا هذا الدين ليرزقكم الوفاة عليه. فإن المرء يموت غالبا على ما كان عليه

 

 

Yaitu kalian tetaplah diatas agama ini, Agar Allah memberikan kepada kalian Husnul Khatimah dengan Wafat diatas Agama ini, dikarenakan kebanyakan manusia wafat diatas apa yang dia telah terbiasa dengannya. ( Lihat Tafsir Ibnu Katsier )

 

 

Adapun berlepas diri dari Syirik dan pelakunya

 

 

Dikarenakan itu adalah syarat kesempurnaan keimanan seseorang.

 

 

Allah berfirman :

 

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ)

 

 

Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari Dia. Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung.
[Surat Al-Mujadilah 22]

 

 

Dalam Ayat yang lain Allah berfirman :

 

  (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءَكُمْ مِنَ الْحَقِّ يُخْرِجُونَ الرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ ۙ أَنْ تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ رَبِّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَادًا فِي سَبِيلِي وَابْتِغَاءَ مَرْضَاتِي ۚ تُسِرُّونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَأَنَا أَعْلَمُ بِمَا أَخْفَيْتُمْ وَمَا أَعْلَنْتُمْ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْهُ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ)

 

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman-teman setia sehingga kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal mereka telah ingkar kepada kebenaran yang disampaikan kepadamu. Mereka mengusir Rasul dan kamu sendiri karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang, dan Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sungguh, dia telah tersesat dari jalan yang lurus.
[Surat Al-Mumtahanah 1]

 

 

Oleh karenanya, kebencian kepada orang yang mencela dan menghina Islam adalah bagian dari Islam itu sendiri.

 

 

Wallahu A’lam Bishowab

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.