Terburu – buru

0

Kebiasaan manusia itu selalu terburu – buru dalam melakukan sesuatu. Mari bersama menyimak Tafsir ayat Mulia dibawah ini :

 

Allah berfirman :

 

خُلِقَ الْإِنْسانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آياتِي فَلا تَسْتَعْجِلُونِ

 

 

Manusia diciptakan ( Bersifat ) Tergesa – gesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu Tanda – tanda ( kekuasaan )-ku. Maka janganlah kamu meminta aku menyegerakannya ( QS Al Anbiya : 37 )

 

 

Berkata Al Imam As Sa’dy dalam Tafsirnya :

 

أي: خلق عجولا، يبادر الأشياء، ويستعجل بوقوعها

 

 

Yaitu menusia diciptakan oleh Allah dalam keadaan Tabiatnya selalu terburu buru. Selalu ingin melakukan sesuatu, dan ingin segera terjadi hal yang diinginkannya ( Tafsir As Sa’dy )

 

 

Berkata Al Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah :

 

 

النَّفس مولعة بحب العاجلة وإيثارها على الآخرة،وَهَذَا من لَوَازِم كَونه خُلق من عجل وَكَونه خلق عجولا

 

 

Jiwa ini selalu terburu buru dan selalu ingin memprioritaskan kehidupan dunia atas Akhirat dan ini adalah salah satu bentuk keadaan manusia yang suka terburu buru. ( Miftah Dar Saadah : 116 )

 

 

Al Imam Ibnu Hibban Rahimahullah berkata :

 

 

أن العجلة  من شِيَمِ الأحمق العجلة

 

 

Terburu buru adalah Akhlaq dan sifat orang yang bodoh

 

 

Beliau juga menjelaskan didalam kitab Raudhatul ‘Uqala ( 216 ) :
Seorang yang terburu buru biasanya tidak mendapatkan keinginannya, sebagaimana seorang yang suka diam jarang menyesal.
Dan orang yang suka berbicara seringnya keliru.
Terburu – buru adalah berbicara sebelum mengetahui hal yang sebenarnya. Atau menjawab sebelum memahami permasahannya, atau mencela setelah sebelumnya memuji, dan berkeinginan sesuatu sebelum berfikir, atau berjalan sebelum berkeinginan.

 

 

Ketahuilah, orang yang suka terburu buru biasanya selalu menyesal, dan jarang yang selamat, dan orang Arab memberikan kunyah kepada sifat terburu buru dengan Ummu Nadamaat. ( Selesai )

 

 

Diantara bentuk sifat terburu buru dalam diri manusia adalah :

 

Terburu – buru dalam menunggu pertolongan dan kemudahan dari Allah
Terburu – buru dalam menghadapi Syubhat dan Ujian
Terburu – buru dalam menunggu pengkabulan doa
TERBURU – BURU DALAM MENUNTUT ILMU sehingga baru sejengkal mendapatkan Ilmu sudah Seakan akan menjadi seorang Ulama Islam seperti Al Imam Ahmad, wajar kalau Ulama menamakan jenis seperti ini dengan Abu Syibrin (Syibrin adalah : jengkal )

 

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ

 

 

Ya Allah, sungguh aku meminta kepadamu kekokohan dalam semua urusan dan keinginan diatas petunjuk.

 

Amien Ya Rabbal Alamien

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.