Sebagaimana diketahui bahwa was was adalah sebuah penyakit yang terkadang datang dan mengganggu aqidah atau ibadah kita. Bagaimana sikap yang perlu dilakukan seseorang jika diuji dengan was – was ⁉
Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan :
1. Berhenti dari semua yang mengganggu hatinya dan berlindung kepada Allah dari was was tersebut.
2. Selalu berdzikir kepada Allah dan berusaha menekan perasaan yang selalu menekan hatinya.
3. Menyibukkan dirinya dalam ibadah, dikarenakan syaithan selalu mengganggu jiwa yang lalai dari beribadah kepada Allah.
4. Selalu berdoa kepada Allah dan menyerahkan diri kepada-NYA
Dengan seseorang menjalankan hal diatas, dia akan selalu mendapatkan kekuatan untuk mengusir perasaan was was dalam hatinya.
Faidah :
Apa yang dilalui oleh seorang Muslim dari perasaan was was baik dalam akidah atau lainnya tidak akan membahayakan keimanannya selama tidak diucapkan dan dilakukan.
sebagaimana dalam Hadist yang diriwayatan oleh Al Imam Muslim ketika para sahabat mengadu kepada Rasulullah shallalalhu alaihi wasallam tentang perasaan hatinya terkait keimanan.
beliau menjawab :
ذاك صريح الايمان
Itu adalah keimanan yang murni.
Demikian yang difatwakan oleh Syaikh bin Baz Rahimahullah. silahkan dilihat dalam Tuhfatul Ikhwan soal nomer : 10
Barakallahu fikum
Abu Abdillah Imam
➖➖➖➖➖➖➖
BERSAMA MENUJU SURGA
GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
MADRASAH AL MISK mengajak semuanya untuk bersama – sama menyiapkan lahan Tahfidzul Quran dan kajian Ummahat & Akhwat yang semakin sempit dengan tidak mencukupi.
Silahkan donasikan infaq terbaik anda di : *BNI Syariah 8004400111 an Yayasan Al Misk*
Cp : 0811 688 1515 ( Ummu Muhammad ) & 0858 3667 7889 ( Vivie )
Bukan nominal yang penting, namun kepedulian
Barakallahu fikum