Kaidah Dalam Mensucikan Jiwa

0

 

Kaidah ketiga

 

 

Al Quran Al Karim adalah konsep dasar dalam Tazkiyatun Nufus.

 

 

Allah berfirman :

 

 

هُوَ ٱلَّذِی بَعَثَ فِی ٱلۡأُمِّیِّـۧنَ رَسُولࣰا مِّنۡهُمۡ یَتۡلُوا۟ عَلَیۡهِمۡ ءَایَـٰتِهِۦ وَیُزَكِّیهِمۡ وَیُعَلِّمُهُمُ ٱلۡكِتَـٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبۡلُ لَفِی ضَلَـٰلࣲ مُّبِینࣲ

 

Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. ( QS Al Jumuah : 2 )

 

 

Dalam ayat diatas menunjukkan bahwa Al Quran menjadi sebab utama dalam mencapai Tazkiyatun Nufus.

 

 

Abdullah bin Abbas mengatakan :

 

 

Allah telah menjamin bagi yang mengikuti Al Quran untuk tidak terjatuh dalam kesesatan didunia dan diakhirat. Kemudian beliau membaca  firman Allah :

 

 

فمن اتبع هداى فلا يضل و لا يشقى

Barang siapa yang mengikuti petunjuk-KU maka dia tidak akan sesat dan celaka 
( Lihat Mushannaf ibnu Abi Syaibah : 35926 )

 

 

Allah juga berfirman :

 

 

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ قَدۡ جَاۤءَتۡكُم مَّوۡعِظَةࣱ مِّن رَّبِّكُمۡ وَشِفَاۤءࣱ لِّمَا فِی ٱلصُّدُورِ وَهُدࣰى وَرَحۡمَةࣱ لِّلۡمُؤۡمِنِینَ

 

Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman. ( QS : Yunus : 57 )

 

 

Berkata Al Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah :

 

 القران هو الشفاء التام من جميع الأدواء القلبية و البدنية و أدواء الدنيا و الأخرة

 

Al Quran adalah obat yang sangat sempurna dari segala penyakit hati atau jasmani. Dan semua bentuk penyakit dunia dan akhirat
( Lihat Zadul Maadz : 4/119 )

 

 

Tentunya menjadikan Al-Quran sebagai obat tidak akan sempurna kecuali jika mentadabburi kandungan Al Quran dan mengamalkannya.

 

 

Itu yang dimaksud dengan membaca Al Quran dengan sebenar-benar membaca

 

 

Allah berfirman :

 

الذين أتينهم الكتب يتلونه حق تلاوته  أولئك يؤمنون به

 

Orang-orang yang membaca Al Quran dengan sebaik-baik bacaan, mereka adalah orang yang beriman dengannya.

 

 

Berkata Al Imam Fudhail bin ‘Iyadh :

 

 إنما نزل القران ليعمل به فاتخذ الناس قرءته عملا

 

Sesungguhnya Al Quran itu diturunkan oleh Allah untuk diamalkan. Oleh karenanya manusia menjadikan bacaan Al Quran dengan amalan. ( Lihat Akhlaqu hamalatil quran : 41 )

 

 

Sebagus apapun sebuah buku yang dijadikan panduan dalam mensucikan jiwanya, tetap tidak bisa untuk mengenyampingkan Al Quran.

 

 

Disitulah Rasulullah ﷺ menjadikan sahabat-sahabatnya sebagai generasi terbaik sehingga dipuji oleh Allah didalam Al Quran sebagai manusia yang mendapatkan keridhaan dari Allah dan mereka ridha kepada Allah.

 

 

Seorang yang sangat benci dengan islam, luluh hatinya dengan mendengar bacaan AL Quran, bahkan mendorong mereka untuk memeluk agama islam. Dan itu bersumber dari Al Quran AL Karim.

 

 

Oleh karenanya sangat perlu untuk mengembalikan konsep dalam Tazkiyatun Nufus dengan Al Quran, bukan dengan komik atau dongeng yang tidak bersumber dengan riwayat yang Shahih.

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.