Berusaha Untuk Tidak Ikut Campur Urusan Orang Lain

0

Bukan berarti kita menutup pintu Nasehat, atau tidak peduli dengan sesama. Karena Nasehat adalah Agama

 

 

Namun kadang seseorang yang suka menyibukkan dirinya dengan Urusan orang lain, lupa bahwa dirinya perlu diurus.

 

 

Kadang juga yang terjadi adalah menganggap dirinya kebal dengan segala kritikan dirinya kepada orang lain. Dan itu adalah Hakikat Khudzlan ( Kerendahan )

 

 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

 

يبصر أحدكم القذى في عين أخيه، وينسى الجِذْعَ في عينه

 

Seorang diantara kalian mampu melihat kotoran dimata Saudaranya, namun dia melupakan adanya batang korma dimatanya

( HR Ibnu Hibban dengan sanad yang disahihkan oleh Al Albany )

 

 

Berkata Al Imam ‘Aun bin Abdillah Rahimahullah :

 

ما أحسب أحدًا تفرَّغ لعيوب الناس إلا من غفلة قد غفلها عن نفسه

 

Aku tidaklah menganggap seorang yang menghabiskan waktunya untuk mengurusi Aib orang lain, melainkan karena kelalaian terhadap dirinya sendiri
( Kitab As Shamt : 746 )

 

 

Berkata Al Imam Mujahid Rahimahullah :

 

Pada Suatu hari mereka duduk bersama Abdullah bin Abbas, kemudian mereka membicarakan seseorang.

 

 

Berkata Abdullah bin Abbas :

 

إذا أردت أن تذكر عيوب صاحبك، فاذكر عيوبك

 

Jika kamu ingin membicarakan Aib Saudaramu, maka sebutkanlah dulu Aib dirimu
( HR Al Bukhari dalam Adabul Mufrad )

 

 

Berkata Al Imam A’masy dari Ibrahim beliau berkata :

إني لأرى الشيء أكرهه، فما يمنعني أن أتكلّم فيه إلا مخافة أن أُبتلى بمثله

 

Sungguh aku kadang melihat sesuatu yang aku tidak sukai, namun tidak ada yang menghalangiku untuk membicarakannya kecuali aku diuji untuk terjatuh didalamnya

 

 

Bukankah yang terbaik adalah berusaha berkaca dengan teliti tentang keadaan diri kita, seandainya sudah terasa Indah Rupawan, coba kembali kita ulangi dalam bercermin, barangkali masih ada yang tersisa sehingga bisa kita benahi.

 

 

Terlebih lagi jika yang engkau bicarakan adalah Aib seseorang yang telah menuntunmu dalam kebaikan

 

 

Ya Allah berikanlah kebaikan kepada mereka yang telah menuntunku dalam menuju keridhaanmu, dan Tutupilah Aib mereka, jadikanlah mereka sebagai Hambamu yang Engkau Ridhai.

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

 

 

 

 

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.