Telah kita sebutkan dalam tulisan sebelumnya beberapa adab makan dan minum, Insya Allah akan kita lanjutkan beberapa adab sebagai penyempurna pembahasan sebelumnya.
- DISUNNAHKAN BERKUMPUL DISAAT MAKAN
Diriwayatkan dari Wahsyi bin Harb, bahwa sebagian sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada beliau : “Ya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, kami makan, namun tidak merasakan kenyang.”
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “barangkali kalian berpisah ketika makan ?”
Mereka menjawab : “iya Ya Rasulullah.”
Lalu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda ,
اجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ، وَاذْكُرُوا اسْمَ الله، يبارَكْ لَكُمْ فِيهِ
“Kalian berkumpulah saat kalian makan, dan sebutlah nama Allah niscaya Allah akan memberikan keberkahan dalam makanan kalian.” (HR. Abu Daud dan disahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Sahihah : 664)
Sobat, jangan takut ketika kita mengajak teman kita makan bersama dengan makanan kita. Keberkahan Allah Ta’ala lah yang akan turun.
- DISUNNAHKAN UNTUK MAKAN DIATAS SUFRAH (alas yang menahan makanan yang jatuh untuk kotor)
Anas bin Malik berkata,
مَا أَكَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى خِوَانٍ، وَلَا فِي سُكُرُّجَةٍ، قَالَ: فَعَلَامَ كَانُوا يَأْكُلُونَ، قَالَ «عَلَى السُّفَرِ»
“Sungguh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah makan diatas piring yang mewah atau nampan yang berisi makanan lezat, dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah dibuatkan roti lembut.”
Kemudian Qatadah berkata : “lalu menggunakan apa Rasulullah ketika Makan ?”
Anas menjawab : “dengan menggunakan sufrah.” (Alas untuk menghalangi makanan jatuh langsung ke lantai).
Terlebih lagi manakala ketika dirinya makan dengan makanan yang berpotensi jatuh ke lantai, sehingga tidak akan mubazir.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kepada kita keberkahan dalam makanan yang kita makan.
Penulis : Ustadz Abu Abdillah Imam