Apakah Harus Berwudhu Lagi Ketika Hendak Tidur Jika Wudhunya Batal?

0

Pertanyaan

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Misalnya kita sebelum tidur ambil Wudhu, lalu beberapa menit kemudian kita membuang hajat atau buang Air kecil Apakah wudhu kita untuk tidur tadi batal atau kita ambil Wudhu lagi?

Dijawab oleh Ustadz Al Imam Abu Abdillah حفظه الله

 

Jawaban

Wa’alaykumussalam warahmatullahi wa barakatuh

 

Berwudhu sebelum tidur adalah perkara yang disunnahkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

Dari Al-Barra’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ ، ثُمَّ قُلْ : اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ ، لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ ، اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ ؛ فَإِنْ مُتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ فَأَنْتَ عَلَى الْفِطْرَةِ ، وَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَتَكَلَّمُ بِهِ

 

“Apabila engkau hendak tidur, maka berwudhulah sebagaimana Engkau wudhu ketika hendak shalat. Kemudian berbaringlah miring ke kanan, dan bacalah

 

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ ، لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ ، اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

 

Ya Allah, aku tundukkan wajahku kepada-Mu, aku pasrahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena rasa takut dan penuh haram kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari hukuman-Mu kecuali kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus.

 

Jika kamu mati di malam itu, kamu mati dalam keadaan fitrah. Jadikanlah doa itu, sebagai kalimat terakhir yang engkau ucapkan sebelum tidur. ( HR Bukhari dan Muslim )

 

Wudhu sebelum tidur bukan tujuannya untuk melakukan Shalat, namun berusaha agar tidur dalam keadaan Suci dari Hadast. Dan itu adalah Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

Sehingga jika seseorang berhadast kembali, disunnahkan baginya untuk berwudhu kembali, jika tidak juga tidak mengapa karena itu Hukumnya Sunnat.

 

Wallahu A’lam Bishowab

 

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

 

 

______

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik :

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad )

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.