Kaidah ke-dua
Istiqomah yang hakiki dengan berpegang teguh diatas manhaj yang benar dan diatas jalan yang lurus
Keinginan seorang hamba dalam meraih sebuah keistiqamahan adalah dengan berjalan selalu diatas jalan yang lurus dan manhaj yang benar yang telah diajarkan oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya.
Berkata shodiqul ummah (orang yang jujur dalam umat ini) Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu’anhu di dalam tafsir firman Allah :
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا
Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah” (QS Al-Ahqaaf: 13).
Tafsirnya yaitu mereka yang tidak berbuat kesyirikan kepada Allah dengan sesuatu apapun.
Diriwayatkan dari Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu telah membacakan ayat ini diatas mimbar
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا
“Mereka tidak mengaung dengan ngaungan rubah/srigala”
Dari Ibnu Abbas dalam makna firman Allah diatas yaitu “diatas syahadat (persaksian) laailahaillallah dan ini diriwayatkan dari anas, mujahid, aswad bin hilal, zaid bin aslam as-suda’i, ikrimah, dan selainnya.
Ibnu Abbas berkata : “Engkau Istiqomah dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban”.
Riwayat dari Abi Aliyah : “kemudian engkau mengikhlaskan kepada Allah agama dan amalmu” Kemudian Dari qotadah ketika membaca firman ini, beliau menafsirkan ” engkau istiqomah diatas ketaatan kepada Allah”
Penukilan-penukilan ini disebutkan oleh Ibnu Rajab di dalam kitab Jami’ ‘ulum wal hikam, beliau menjelaskan istiqomah itu adalah perilaku diatas jalan yang lurus, yaitu agama yang lurus dan tidak ada kebengkokan ke arah kanan maupun ke arah kiri. Yang di dalamnya terkandung pelaksanaan ketaatan seluruhnya baik yang dzohir maupun yang batin, serta meninggalkan larangan seluruhnya. Maka jadikanlah ini sebagai wasiat yang mencakup seluruh cabang agama. (Berakhir penukilan)
Makna ini semuanya merupakan tafsir yang berdekatan (tidak saling bertentangan) antara satu dengan yang lainnya karena semua penukilan mencakup seluruh cabang agama.
Berkata ibnul qoyyim rahimahullah : “Istiqomah adalah sebuah kalimat yang mencakup semua cabang agama, yang mana agama itu tegak dihadapan Allah diatas kejujuran yang hakiki dan janji yang dipenuhi”
(Lihat 10 kaedah dalam istiqomah hal 11-14 karya Syakih Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Badr Hafidzahullah )).
Team Fawaid Al Misk
Dimurojaah Abu Abdillah Imam
____
BERSAMA MENUJU SURGA
GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Untuk Join Group ketik:
#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP
SMS/WA : +6285338107669
*****
Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk
Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk
Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id
untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)