Mengenali Syahadat Muhammad Rasulullah

0

AQIDAH ISLAMIYYAH

Mengenali Syahadat Muhammad Rasulullah

Tentunya tidak akan sempurna Keimanan seseorang sampai merealisasikan kandungan Syahadat Anna Muhammadan Rasulullah.

Hal yang sangat penting untuk disebut dalam konsekwensi Syahadat Muhammad Rasulullah adalah
Mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah sebuah keharusan

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

‎ قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

 

“Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai lebih daripada Allah dan RasulNya dan (dari) berjihad di jalanNya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik”. [At-
Taubah/9 : 24]

 

Dalam ayat yang lain Allah berfirman,

 

النبِي أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ

 

 

“Nabi itu adalah seseorang yang harus diprioritaskan oleh Kaum mukminin dari diri mereka.” (QS. Al-Ahzab : 6)

 

 

Seorang yang muslim, wajib atasnya mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, dan itu menjadi tanda kesempurnaan Islam seseorang.

 

 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

 

لا يؤمن أحدكم حتى أكونَ أحبَّ إليه من والده وولده، والناس أجمعين

 

“Tidak akan sempurna keimanan seseorang sampai aku lebih dia cintai dari ayahnya, anaknya bahkan manusia seluruhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

 

 

Namun bagaimana tanda seseorang mencinta Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ?

 

Berkata Al Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah,

ومن علامة الحب المذكور أن يُعرَض على المرء أن لو خُيِّر بين فقدِ غرضٍ من أغراضه أو فقد رؤية النبي صلى الله عليه وسلم أن لو كانت ممكنة، فإن كان فقدها أن لو كانت ممكنة أشد عليه من فقد شيء من أغراضه، فقد اتصف بالأحبية المذكورة، ومن لا فلا، وليس ذلك محصورًا في الوجود والفقد، بل يأتي مثله في نصرة سنته، والذب عن شريعته، وقمع مخالفيها، ويدخل فيه باب الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر

 

“Dan dari tanda kecintaan seseorang kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah jika diberikan pilihan kepadanya untuk hilang salah satu anggota tubuhnya, dengan untuk melihat Rasululullah Shallallahu Alaihi Wasallam jika itu mungkin,
Maka dia akan merasa lebih kehilangan untuk berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jika itu mungkin daripada kehilangan salah satu anggota badannya.

 

Maka dia adalah orang yang mencinta Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

Dan bukan hanya itu, termasuk didalamnya Membela Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan Syariatnya, serta melawan orang yang menyelisihi Sunnah Rasulnya, dan termasuk didalamnya Amar ma’run dan melarang dari kemunkaran. (Fathul Bary : Kitab Iman)

 

Bukan dengan merubah serta menambah apa yang tidak disyariatkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

 

Penulis; Ustadz Imam Abu Abdillah

 

 

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.