Apa Hukum Membaca Al-Fatihah Bagi Makmum ?

0

 

KITAB SHOLAT

 

 

Akhir dari pembahasan yang lalu adalah sebagai berikut :

 

 

“Dengan Ini , kita simpulkan bahwa Bacaan Al Fatihah WAJIB dibaca disetiap Rakaat dari Shalat yang dilakukan.
Namun , apakah diwajibkan bagi yang menjadi makmum juga ?

 

 

Ikuti pembahasan lanjutannya. Barakallahu Fikum “

 

 

Sehingga akan kita sambung Bi idznillah :

 

 

Apa Hukum Membaca Al-Fatihah Bagi Makmum ?

 

 

Permasalahan diatas memiliki beberapa keadaan :

 

 

Dari sisi keadaan Shalatnya

 

 

Pendapat yang benar dalam hal ini adalah makmum wajib membaca Al Fatihah baik didalam Shalat  Jahriyyah atau Sirriyyah.

 

 

Dalilnya adalah :
Keumuman Hadist Ubadah bin Shamit.

لا صلاة لمن لم يقرأ بفاتهة الكتاب

 

Tidak ada Shalat bagi yang tidak membaca Al Fatihah ( HR Bukhari dan Muslim )

 

 

Adapun Ayat yang menyuruh kita diam ketika dibacakan Ayat Al Quran, Allah berfirman :

 

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

 

 

Dan jika dibacakan kepada kalian Al Quran, maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian mendapatkan Rahmat.

 

 

Para Ulama memberikan pengecualian dari keumuman Ayat tersebut dengan bacaan Al Fatihah.
Dalam Riwayat Abu Daud dari Ubadah bin Shamith , ketika para Shahabat membaca bacaan dibelakang Rasulullah disaat Rasulullah membaca ketika Shalat, beliau berkata :

 

لَعَلَّكُمْ تَقْرَءُونَ خَلْفَ إِمَامِكُمْ ! قُلْنَا : نَعَمْ ، يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ : لَا تَفْعَلُوا إِلَّا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ ، فَإِنَّهُ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِهَا

 

 

Apakah kalian membaca bacaan dibelakang Imam Kalian ?
Kami menjawab : Ya Ya Rasulullah

 

 

Beliau berkata :
Jangan kalian ulangin Hal tersebut kecuali hanya bacaan Al Fatihah, sesungguhnya tidak ada Sholat bagi orang yang tidak membaca Al Fatihah.

 

 

Hadist diatas sangat jelas bahwa bacaan Al Fatihah tetap dibaca walaupun didalam Shalat Jahriyyah

 

 

Kebiasaan Imam diam sesaat setelah bacaan Amien adalah waktu yang sangat bagus untuk membaca Al fatihah, namun jika tidak cukup waktu tersebut,

 

 

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah :

 

يقرأ الفاتحة والإمام يقرأ ؛ لأن الصحابة كانوا يقرؤون مع الرسول صلى الله عليه وسلم

 

 

Dia tetap membaca Al Fatihah, walaupun Imam membaca Bacaan. Dikarenakan para Shahabat mereka membaca dalam keadaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membaca Bacaan.
( Lihat : Fatawa Arkanil Islam : 322 )

 

 

Apakah ada pengecualian ?

 

 

Benar ada, yaitu jika seseorang Masbuk dalam keadaan imam sedang Ruku’, maka Makmum langsung ruku’ bersama imam, dan dihitung satu Rakaat walaupun tidak membaca Al Fatihah

 

 

Dalilnya adalah kisah Abu Bakrah yang datang kemasjid dalam keadaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang Ruku, kemudian beliau Ruku dipintu masjid dan berjalan dalam keadaan Ruku menuju Shaf.

 

 

Setelah selesai Shalat, Rasulullah berkata kepadanya :

 

زَادَكَ اللَّهُ حِرْصًا وَلا تَعُدْ

 

 

Semoga Allah menambahmu semangat, dan jangan diulangi ! ( HR Bukhary )

 

 

Rasulullah tidak menyuruhnya untuk mengulangi Shalat yang beliau hanya mendapatkan Ruku’nya menunjukkan bahwa seseorang yang mendapati Imam dalam keadaan Ruku lalu ruku’ bersama Imam, maka dia dianggap mendapat satu rakaat.

 

 

Berkata Syaikh Bin Baz Rahimahullah :

 

إذا أدرك المأموم الإمام راكعا أجزأته الركعة ولو لم يسبح المأموم إلا بعد رفع الإمام

 

 

Jika Makmum mendapati Imam dalam keadaan Ruku, maka dia dianggap mendapati Ruku, walaupun Sang makmum tidak membaca doa Ruku dikarenakan Imam sudang bangun dari Ruku’. ( Fatawa Ibnu Baz : 11/245 )
Demikian juga difatwakan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahumullah.

 

 

Namun jika Makmum Takbir sebelum Imam Ruku’ maka Wajib atas dia membaca Al Fatihah dengan sempurna, jika tidak maka tidak dianggap satu Rakaat

 

Demikian, Wallahu A’lam Bishowab

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.