Kekhawatiran Salaf Untuk Menjadi Seorang Qadhi

52

 

‘Aaidz bin Abdillah Abu Idris Al Khaulani. Dia adalah seorang hakim dari Damasyqus dan dia adalah seorang yang berilmu. Beliau dilahirkan ditahun Fathu Makkah.

 

Diriwayatkan dari Ibnu Jabir, bahwasanya Abdul Malik membatasi Abu Idris Al Khaulani dari pekerjaan bercerita tentang kisah-kisah.
Dan beliau ditetapkan sebagai seorang Qadhi.

 

Kemudia Abu Idris berkata,
“Kalian menahan saya dari apa yang saya inginkan dan menjadikan saya untuk sesuatu yang aku takutkan.”

 

Dari Abu Hurairoh Radhiallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam berkata,

 

“Barang siapa yang wudhu’ maka hendaknya beristintsar (menghirup air ke hidung) dan barang siapa yg beristijmar (istinja’ dengan batu) hendaknya dia ganjilkan.”

 

(Lihat Kitab Siar A’laamin Nubalaa’ Karya Syaikh Al Hafidz Adz Dzahabi Hal : 97)

 

 

 

Penulis: Team Fawaid Al Misk

Dimurojaah oleh: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: https://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.