Bertanya Agama Adalah Obat Kebodohan

0

Allah berfirman :

 

وَما أَرْسَلْنا قَبْلَكَ إِلَّا رِجالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ فَسْئَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

 

 

Dan tidaklah kami utus sebelum Engkau kecuali para lelaki yang kami wahyukan kepada mereka, maka bertanyalah kepada ahlud dzikri kalau kalian tidak mengetahui. ( QS Al Anbiya : 7 )

 

 

Pelajaran dari ayat yang mulia :

 

1. Sebagai bentuk Kasih sayang Allah kepada hambanya, Allah utus kepada kita seorang rasul dari jenis manusia, bukan dari jenis malaikat dan jin.

 

 

Berkata Imam Ibnu Katsier Rahimahullah :

 

وذلك من تمام نعمة اللَّهِ عَلَى خَلْقِهِ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رُسُلًا مِنْهُمْ يَتَمَكَّنُونَ مِنْ تَنَاوُلِ الْبَلَاغِ مِنْهُمْ وَالْأَخْذِ عنهم

 

 

Dan itu adalah dari kesempurnaan kenikmatan Allah kepada Hambanya, ketika Allah utus kepada mereka dari kalangan manusia agar memudahkan mereka untuk mengambil Ilmu darinya dan mudah menyampaikan Ilmu kepada Ummatnya ( Tafsir Ibn Katsier )

 

2. Menjadi salah satu keyakinan Ahlus Sunnah wal Jamaah bahwa Rasul Allah semuanya adalah laki – laki. Dengan ini, pendapat yang benar tentang Maryam ‘Alaihas Salam bukanlah nabi, melainkan siddiqah.

 

Allah berfirman :

 

و أمه صديقة

 

 

Dan ibunda Nabi Isa ‘Alaihis Salam adalah seorang yang Jujur ( Siddiqah )

 

 

3. Anjuran bertanya dalam Agama apa yang tidak diketahui.
Keinginan bertanya dalam masalah agama adalah hal yang sangat baik. Dengan beberapa sebab :
Bertanya adalah obat orang yang tidak tahu.

 

 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

 

ألا سألوا حين جهلوا .. فإن شفاء العي السؤال

 

 

Mengapa mereka tidak bertanya ketika mereka tidak tahu, sesungguhnya obat orang yang tidak tahu adalah bertanya. ( HR Abu daud dengan sanad yang Shahih )

 

 

Bertanya merupakan kebiasaan Sahabat Rasulullah ﷺ .
Didalam Al Quran, terdapat beberapa ayat yang dimulai dengan : و يسئلونك    (dan mereka bertanya padamu).

 

Disebutkan oleh ulama tafsir, bahwa itu adalah bentuk pertanyaan sahabat kepada Rasulullah ﷺ . begitu juga di dalam hadist yang sangat banyak menunjukkan bagaimana pertanyaan sahabat tentang iman dan islam kepada Rasulullah ﷺ.

 

 

Bentuk kehati-hatian dalam beragama, kadang sesuatu menurut fikiran seseorang sudah benar, namun ketika ditanyakan hal tersebut, tidak sesuai dengan tuntunan syariat. Bahkan akan menjerumuskan kedalam kemaksiatan, sehingga dengan bertanya akan menyelamatkan dirinya dari perkara syubhat ( samar ) dan bahkan memberikan keuntungan padanya dalam dunia sebagaimana yang terjadi atas sahabat yang anaknya berzina dan difatwakan untuk membayar 100 ekor onta, ketika ditanyakan kepada Rasulullah ﷺ, rupanya hukuman anaknya dicambuk 100 kali dan diasingkan selama satu tahun, dikarenakan dia belum Muhshan.

 

 

Kewajiban bagi ulama untuk menjelaskan kepada manusia urusan agama mereka.

 

 

Berkata Syaikh Shalih Al Fauzan Hafidzahullah :

 

فأمر الجهال أن يسألوا  أهل العلم، وأوجب على العلماء أن يبينوا للسائلين ما أشكل عليهم من الأحكام الشرعية فيرجع إلى أهل العلم، وأهل العلم هم الفقهاء في دين الله الذين يخشون الله عز وجل ويتقونه في أنفسهم وفي السائلين، فيجيبون بما يبرئ الذمة، ذمة المسئول، وذمة السائل هكذا كانوا من عهد الرسول صلى الله عليه وسلم ثم من بعد الصحابة 

 

 

Allah memerintahkan kepada orang yang jahil untuk bertanya kepada Ulama, dan mewajibkan kepada Ulama untuk menjelaskan kepada yang bertanya apa yang mereka tidak ketahui dari hukum hukum Syar’i sehingga mereka kembali kepada Ulama dalam permasalahan mereka.

 

 

Ulama adalah Fuqaha dalam Agama Allah yang mereka tentunya takut kepada Allah terhadap dirinya dan orang yang bertanya, sehingga mereka menjawab dengan apa yang bisa melepaskan bebannya dan beban orang yang bertanya. Begitulah yang terjadi dahulu dizaman Rasulullah ﷺ dan setelahnya dari generasi sahabat.

 

 

Barakallahu fikum.

 

Penulis: Ustadz Imam Abu Abdillah

Artikel: http://almisk.or.id

____

BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK

Untuk Join Group ketik:

#LK/PR#Nama#Alamat#Umur#NoHP

SMS/WA : +6285338107669

*****

Donasikan infaq terbaik anda di : BNI Syariah 800440000 a/n YAYASAN AL MISK untuk Program Pendidikan Al Misk

Donasi Terbaik Anda akan digunakan untuk keperluan Operasional Kajian Ummahat Al Misk dan WAG Al Misk serta Persiapan pembebasan Wakaf Tanah Al Misk

Lihat Update Donasi setiap bulannya di : www.almisk.or.id

untuk konfirmasi donasi : SMS/WA : 0811 688 1515 ( Cut Dewi Ummu Muhammad ) atau 085836677889 (Vivie)

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.