Panggillah Dia Dengan Nama Yang Paling Disukainya

0

Seorang akan suka dipanggil dengan nama yang paling dia sukai. Tidak ada yang lebih dicintai seseorang melebihi namanya. Sehingga ketika engkau memanggil dengan nama yang dia cintai, pertanda bahwa dirimu memuliakannya. Sebuah harapan terkandung dari sebuah nama, sehingga Allah Ta’ala melarang kita untuk memanggil dengan julukan-julukan yang tidak disukainya.

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Hujurat: 11)

Berkata penyair Arab,

أُكْنِيهِ حين أُناديِه لأُكرِمهُ … ولا أُلقِّبُهُ والسَّوْءَةُ اللَّقبُ

“Aku panggil dia dengan kunyah untuk memuliakan dia…”

“Aku tidak menjulukinya dengan julukan karena itu hal yang tercela…”

 

 

Penulis : Ustadz Imam Abu Abdillah

 

 

Tinggalkan Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasi.